- Aturan-aturan penamaan variabel C++
- Tipe-tipe integer built-in: unsigned long, long, unsigned int, int, unsigned short, short, char, unsigned char, signed char, dan bool
- File climits yang merepresentasikan batasan untuk berbagai jenis integer
- Konstanta-konstanta numeris untuk berbagai jenis integer
- Penggunaan kualifier const untuk menciptakan konstanta-konstanta simbolik
- Jenis-jenis tipe floating-point: float, double, dan long doubleFile cfloat yang merepresentasikan batasan untuk berbagai jenis floating-pointKonstanta-konstanta numeris untuk berbagai jenis floating-point Konversi tipe otomatis
- Konversi tipe secara paksa (type casts)
Inti dari pemrograman berorientasi objek (OOP) adalah mendesain dan mengembangkan tipe data anda sendiri. Mendesain tipe data sendiri merepresentasikan usaha untuk mencocokkan tipe data terhadap data itu sendiri. Jika anda telah familiar dengan hal ini, maka selanjutnya anda akan semakin mudah untuk menangani masalah data. Namun sebelum anda membuat jenis data sendiri, anda mesti belajar untuk memahami terlebih dahulu tipe data built-in C++.
Tipe data built-in dikelompokkan menjadi dua: tipe dasar (fundamental types) dan tipe gabungan (compound types). Pada bab ini anda akan diajak untuk mengeksplorasi tipe dasar, yang merepresentasikan bilangan bulat (integer) dan bilangan pecahan (floating-point). Pada Bab 3 akan dijelaskan tipe gabungan meliputi array, string, pointer, dan struktur.
Variabel-variabel sederhana
Selain untuk komputasi, program didesain untuk menyimpan informasi. Informasi tersebut bisa saja berupa catatan kuliah, berita, laporan, ataupun informasi intelijen. Untuk menyimpan setiap helai informasi di dalam komputer, program harus memiliki tiga sifat mendasar:
- Dimana informasi disimpan
- Berapa nilai yang disimpan di sana
- Apa jenis informasi yang disimpan
Strategi yang dipakai di sini sejauh ini adalah dengan cara mendeklarasikan suatu variabel. Tipe data yang dipakai merepresentasikan jenis informasi, dan nama variabel yang diberikan mewakili nilai secara simbolik. Sebagai contoh, seorang mantan ketua jurusan teknik elektro Wiryajati menggunakan statemen-statemen di bawah ini:
int tingkat_otak
tingkat_otak = 8;
Kedua statemen di atas menceritakan bahwa mereka menyimpan suatu integer dan nama variabel tingkat_otak yang memiliki nilai integer, dalam hal ini 8. Pada intinya, program mengalokasikan seporsi memori yang cukup untuk memuat suatu integer, mencatat lokasi, melakukan pelabelan tingkat_otak pada lokasi tersebut, dan menugaskan nilai 8 pada lokasi itu. Kedua statemen di atas tidak bercerita kepada anda tentang dimana, di dalam memori, nilai tersebut disimpan. Namun dengan bantuan operator &, anda dapat mencari lokasi spesifik alamat tingkat_otak di dalam memori.
Anda akan dikenalkan tentang operator & pada bab berikutnya, dimana anda akan menginvesitagasi strategi kedua untuk mengidentifikasi data, yaitu menggunakan pointer.
Nama-nama untuk variabel
C++ merekomendasikan anda untuk menciptakan nama-nama variabel yang mengandung makna tertentu. Jika suatu variabel merepresentasikan ongkos perjalanan, sebaiknya anda menamai variabel tersebut dengan ongkos_jalan atau ongkos_perjalanan, bukan hanya x atau opj saja. Di dalam C++, anda harus mengikuti beberapa aturan penamaan variabel:
- Karakter-karakter yang boleh digunakan adalah karakter alphabet, angka numeris, dan karakter garis bawah (underscore).
- Karakter pertama dari suatu nama tidak boleh menggunakan angka numeris.
- Karakter-karakter huruf besar berbeda dengan versi yang menggunakan huruf kecil.
- Anda tidak diperkenankan menggunakan “C++” sebagai suatu nama.
- Nama-nama yang diawali dengan dua garis bawah atau yang diawali dengan satu garis bawah dan diikuti dengan huruf besar dicadangkan untuk kepentingan implementasi lanjut.
- Nama-nama yang diawali dengan satu karakter garis bawah digunakan untuk pengenal (identifier) global.
- C++ tidak menetapkan batasan panjang penamaan.
Berikut adalah beberapa contoh penamaan yang benar dan salah dalam C++:
int bugis; // valid
int Bugis; // valid dan berbeda dengan variabel bugis
int BUGIS; // valid dan jelas sangat berbeda dengan kedua variabel di atas
Int bima; // tidak valid, karena seharusnya int, bukan Int
int bali77; // valid
int _bali77;// valid, namun dicadangkan untuk implementasi lanjut
int 77Batak;// tidak valid, karena diawali dengan angka numeris
int double; // tidak valid, karena menggunakan salah satu kata kunci C++
int begin; // valid, meski begin adalah salah satu kata kunci PASCAL
int __tapanuli; // valid, diawali dengan dua garis bawah, dicadangkan untuk implementasi lanjut
int lombok_pulau_yang_mempesona; // valid, tidak ada batasan panjang variabel
int otak-atik; // tidak valid, karena menggunakan tanda hubung
Jika anda ingin menamai suatu variabel dengan dua kata atau lebih, maka biasanya hal itu bisa anda lakukan dengan menghubungkan antar kata dengan garis bawah, seperti jurusan_elektro. Atau bisa juga anda melakukannya dengan memberikan huruf besar untuk awal setiap kata, seperti JurusanInformatika.
Tipe-tipe Integer
Integer adalah bilangan bulat yang tidak memiliki bagian pecahan seperti 34, 45, -688, dan 0. Integer berjumlah tak berhingga, sehingga tak ada satu pun komputer yang memiliki kemampuan memori yang bisa menyimpan semuanya. Kompromi praktis harus dilakukan. C++ memberikan beberapa pilihan praktis untuk memenuhi kebutuhan komputasi anda. Pencocokan tipe terhadap data merupakan awal kelahiran pemrograman berorientasi objek (OOP). Berbagai tipe integer yang dimiliki C++ mempunyai jumlah memori yang berbeda untuk menyimpan suatu integer. Suatu blok memori yang lebih besar mampu merepresentasikan rentang nilai integer yang lebih lebar. Sebagian tipe (signed) bisa merepresentasikan kedua nilai positif dan negatif, sedangkan sebagian lainnya (unsigned) tidak bisa digunakan untuk mewakili nilai negatif.
Istilah resmi untuk menyatakan jumlah memori yang dialokasikan untuk tipe integer tertentu adalah lebar atau width. Semakin lebar memori yang digunakan, semakin besar pula suatu nilai integer yang bisa direpresentasikan. Dari urutan lebar memori terendah, tipe integer C++ adalah char, short, int, dan long. Keempatnya memiliki versi signed dan unsigned. Jadi anda memiliki delapan pilihan tipe integer!
Berikutnya akan dideskripsikan semua tipe integer secara lebih detil. Namun yang perlu perhatian khusus adalah tipe char, karena char biasanya digunakan untuk merepresentasikan karakter-karakter daripada angka-angka.
Tipe integer short, int, dan long
Memori komputer terdiri-dari unit-unit yang disebut bit. Dengan jumlah bit-bit yang berbeda, tipe data C++ short, int, dan long dapat merepresentasikan tiga lebar integer yang berbeda.
Sangatlah memudahkan jika setiap tipe integer memiliki lebar integer yang sama pada semua sistem, misalnya jika short selebar 16 bit dan int selebar 32 bit. Namun kenyataan hidup tidak semudah itu. C++ hanya menawarkan jaminan minimum ukuran atau lebar tipe integer, yang diderivasi dari pustaka C. Inilah jaminan-jaminan tersebut:
- Integer short memiliki lebar minimum 16 bit
- Integer int minimum selebar short
- Integer long memiliki lebar minimum 32 bit dan minimum selebar int
Banyak sistem saat ini menetapkan short selebar 16 bit dan long 32 bit. Namun mereka belum menetapkan lebar pasti pada integer int. Hal ini berarti lebar int bisa saja 16, 24, atau 32 bit dan masih bisa memenuhi ketiga persyaratan jaminan di atas. Pada umumnya lebar int sebesar 16 bit (sama dengan short) untuk komputer IBM PC versi lama dan selebar 32 bit (sama dengan long) untuk sistem operasi Windows 98, Windows XP, Windows NT, Macintosh OS X, dan VAX. Berikut ini diberikan contoh mendeklarasikan variabel dengan ketiga tipe integer ini:
short komputer; // menciptakan suatu variabel bertipe integer short
int laptop; // menciptakan suatu variabel bertipe integer int
long informasi; // menciptakan suatu variabel bertipe integer informasi
Pada dasarnya tipe short sama dengan short int dan long sama dengan long int. Namun banyak orang tidak menggunakan versi yang lebih panjang ini. Ketiga tipe integer pada potongan kode tersebut adalah tipe signed yang berarti bahwa rentang yang dimiliki dibagi (mendekati sama) menjadi bagian positif dan bagian negatif. Misalnya int 16 bit memiliki rentang nilai -32.768 sampai +32.767.
Jika anda ingin mengetahui ukuran tipe integer yang ada pada komputer anda, anda bisa menggunakan tool C++ untuk melakukannya. Berikut adalah kode untuk mengetahui ukuran tipe integer pada sistem anda.
//Kode2.1.cpp
#include <iostream>
#include <limits>
int main()
{
using namespace std;
// INT_MAX, SHRT_MAX, LONG_MAX, INT_MIN, SHRT_MIN, LONG_MIN,
// dan CHAR_BIT terdefinisi dalam file header limits.h
int n_int = INT_MAX; // inisialisasi variabel n_int bernilai nilai int maksimum
short n_short = SHRT_MAX; // inisialisasi variabel n_short bernilai nilai short maksimum
long n_long = LONG_MAX; // inisialisasi variabel n_long bernilai nilai long maksimum
cout << "lebar int adalah " << sizeof (int) << " byte." << endl;
cout << "lebar short adalah " << sizeof n_short << " byte." << endl;
cout << "lebar long adalah " << sizeof n_long << " byte." << endl << endl;
cout << "Nilai-Nilai Maksimum:" << endl;
cout << "int: " << n_int << endl;
cout << "short: " << n_short << endl;
cout << "long: " << n_long << endl << endl;
cout << "Nilai Minimum int = " << INT_MIN << endl;
cout << "Nilai Minimum short = " << SHRT_MIN << endl;
cout << "Nilai Minimum long = " << LONG_MIN << endl;
cout << "Bit tiap byte = " << CHAR_BIT << endl;
return 0;
}
Screenshot keluaran program kode2.1.cpp
Catatan program
Operator sizeof dan file header limits.h
Operator sizeof melaporkan bahwa lebar int adalah 4 byte (bergantung pada sistem yang dipakai) dan menggunakan ukuran 8 bit per byte. Anda bisa memakai sizeof untuk tipe data atau pada nama suatu variabel. Jika anda menggunakan sizeof untuk tipe data, int misalnya, maka anda harus menggunakan kurung (). Namun jika anda menggunakannya untuk suatu variabel, seperti n_short, maka kurung () menjadi opsional:
cout << "lebar int adalah " << sizeof (int) << " byte." << endl;
cout << "lebar short adalah " << sizeof n_short << " byte." << endl;
cout << "lebar long adalah " << sizeof n_long << " byte." << endl << endl;
File header limits.h mendefinisikan konstanta-konstante simbolik (akan dijelaskan lebih lanjut pada bab ini) yang merepresentasikan batas rentang tipe data. INT_MAX merepresentasikan nilai maksimum yang bisa dimiliki int; menghasilkan 2147483647 untuk sistem yang dipakai (Windows XP). Pada Tabel 2.1 ditabulasikan konstanta-konstanta simbolik yang didefinisikan dalam file header limits.h.
Tabel 2.1 Konstanta-konstanta simbolik dalam file header limits.h
Inisialisasi
Inisialisasi mengkombinasikan penugasan dengan deklarasi. Sebagai contoh, statemen:
int n_int = INT_MAX;
Mendeklarasikan variabel n_int dan memberikannya sebuah nilai integer int maksimum. Anda dapat menginisialisasi suatu variabel menjadi variabel lain yang telah didefinisikan terlebih dahulu. Anda bahkan bisa menginisialisasi suatu variabel menjadi suatu ekspressi asalkan semua nilai dalam ekspressi telah diketahui lebih dahulu sebelum eksekusi program sampai pada deklarasi tersebut:
int oppung = 5; // inisialisasi oppung menjadi 5
int tulang = oppung; // inisialisasi tulang menjadi oppung = 5
int keluarga = oppung + tulang + 3; // inisialisasi keluarga menjadi 13
Jika anda mengubah susunan ekspressi di atas misalnya dengan menempatkan inisialisasi oppung menjadi berada di urutan terakhir, maka hal ini akan membuat kedua inisialisasi yang lain menjadi salah karena nilai oppung tidak diketahui pada saat program mencoba untuk menginisialisasi tulang dan keluarga. Sintaks yang telah dijelaskan merupakan warisan dari C. Ada sintaks C++ yang tidak dimiliki oleh C sebagai berikut:
int senggigi = 7; // inisialisasi tradisional C
int kuta(14); // inisialisasi alternative C++, menginisialisasi kuta menjadi 14
Tipe unsigned
Tiga tipe integer yang baru saja dijelaskan merupakan varietas signed yang bisa memegang nilai positif dan nilai negatif. Inilah keuntungan yang diperoleh dengan menambah nilai terbesar suatu variabel. Sebagai contoh, jika short bisa merepresentasikan nilai -32.768 sampai +32.767, maka versi unsigned short bisa merepresentasikan nilai 0 sampai 65.535. Tentu saja anda perlu dan harus menggunakan versi unsigned untuk kuantitas-kuantitas yang tidak pernah bernilai negatif seperti populasi, gaji, diskon, dll. Untuk menciptakan versi unsigned dari tipe integer short, int, dan long, anda hanya perlu menambahkan kata kunci unsigned untuk memodifikasi deklarasi.
unsigned short garuda; // tipe unsigned short
unsigned int bendera; // tipe unsigned int
unsigned hujan; // tipe unsigned int juga
unsigned long pancasila; // tipe unsigned long
Kode2.2.cpp mengillustrasikan penggunaan tipe integer unsigned. Perhatikan pula penggunaan statemen preprosessor #define.
//kode2.2.cpp
#include <iostream>
#define ZERO 0 // membikin simbol ZERO bernilai 0
#include <limits> // mendefinisikan INT_MAX sebagai nilai maksimum int
int main()
{
using namespace std;
short rismon = SHRT_MAX; // inisialisasi suatu variabel menjadi nilai maksimum short
unsigned short satria = rismon; // valid karena variabel rismon telah didefinisikan
cout << "Rismon memiliki " << rismon << " rupiah dan Satria memiliki " << satria;
cout << " rupiah dideposito." << endl
<< "Tambahkan Rp.1 pada tiap rekening." << endl << endl << "Sekarang ";
rismon = rismon + 1;
satria = satria + 1;
cout << "Rismon punya " << rismon << " rupiah dan Satria punya " << satria;
cout << " rupiah dideposito.\nKasihan Rismon!" << endl << endl;
rismon = ZERO;
satria = ZERO;
cout << "Rismon memiliki " << rismon << " rupiah dan Satria memiliki " << satria;
cout << " rupiah dideposito." << endl;
cout << "Ambil Rp. 1 dari masing-masing rekening." << endl << endl << "Sekarang ";
rismon = rismon - 1;
satria = satria - 1;
cout << "Rismon punya " << rismon << " rupiah dan Satria punya " << satria;
cout << " rupiah dideposito.\nSatria beruntung!" << endl;
return 0;
}
Program di atas menetapkan suatu variabel short (rismon) dan suatu variabel unsigned short (satria) dan keduanya diinisialisasi menjadi nilai short maksimum, yaitu 32.767 (Windows XP). Kemudian ditambahkan 1 ke tiap nilai tersebut. Hal ini tidak menjadi masalah bagi satria, karena nilai satria yang baru masih berada jauh di bawah batas maksimum nilai untuk unsigned short, yang adalah 65.535. Tapi hal ini menjadi masalah besar bagi variabel rismon!, karena nilainya hanya memiliki rentang +32.767 sampai -32768 saja.
Sama halnya dengan pengurangan 1 dari 0 bagi rismon bukan menjadi masalah, namun bagi satria pengurangan 1 dari 0 akan menghasilkan nilai 65.535, karena nilai satria berada dalam rentang 0 dan 65.535. Perbandingan watak tipe signed int dengan unsigned int dapat diperhatikan pada Gambar 2.1.
Memilih suatu tipe integer
Dengan kekayaan tipe-tipe integer C++, yang mana yang harus anda pilih? Pada umumnya, programmer menggunakan tipe int daripada lainnya. Dari pengalaman empiris sering dibuktikan bahwa penggunaan int memiliki keuntungan-keuntungan tersendiri. Namun pemilihan suatu tipe integer tetap bergantung pada kebutuhan anda. Jika suatu variabel mewakili nilai-nilai yang tidak mungkin negatif, seperti karakter-karakter pada dokumen, maka anda bisa menggunakan versi unsigned; dengan cara seperti itu, variabel tersebut dapat merepresentasikan nilai yang lebih besar. Jika anda mengetahui bahwa variabel yang dideklarasikan akan mewakili nilai-nilai yang terlalu besar untuk integer 16 bit, maka anda sebaiknya menggunakan tipe long. Hal inipun memungkinkan meski lebar tipe int pada sistem anda 32 bit. Dengan cara itu, jika anda ingin memindahkan program anda ke sistem dengan tipe int 16 bit, program anda tidak mempermalukan anda karena gagal untuk dieksekusi. Hal ini dilukiskan pada Gambar 2.2.
Gambar 2.1 Watak overflow signed int dan unsigned int
Gambar 2.2 Portabilitas: Penggunaan long lebih aman untuk bilangan integer besar
Menggunakan short dapat menghemat memori, jika short lebih kecil daripada int. Hal ini biasanya berpengaruh pada pungganaan array integer yang berdimensi sangat banyak (array adalah suatu struktur data yang menyimpan data bertipe sama dan disimpan secara berurutan di dalam memori). Bahkan meskipun lebar short sama dengan int (pada sistem anda), jika tujuan anda adalah untuk menghemat memori, maka sebaiknya anda menggunakan short daripada int.
Bayangkan jika anda memindahkan program anda dari sistem DOS dengan lebar int 16 bit ke sistem Windows XP dengan lebat int 32 bit, maka memori untuk variabel int menjadi berlipat ganda, sedangkan untuk short tetap. Tujuan anda untuk menghemat memori tercapai meski anda berpindah sistem. Jika anda membutuhkan hanya variabel 1 byte, sebaiknya anda menggunakan tipe char. Tipe ini akan dibahas sebentar lagi.
Konstanta-konstanta integer
Suatu konstanta integer adalah sesuatu yang anda tulis secara eksplisit, seperti 234, 0x23, atau 067. Seperti halnya C, C++ menyediakan tiga jenis basis bilangan untuk programmer: basis 10 (desimal, favorit semua orang), basis 8 (oktal, favorit UNIX), dan basis 16 (heksadesimal, favorit para hacker perangkat keras). C++ menggunakan dijit pertama atau kedua untuk mengidentifikasi basis bilangan pada konstanta yang anda tulis. Jika dijit pertama memiliki rentang 1 sampai 9, maka basis bilangan yang digunakan adalah basis 10 (desimal); jadi 97 adalah basis 10. Jika dijit pertama adalah 0, dan dijit kedua berada dalam rentang 1-7, maka basis yang dipakai adalah 8 (oktal); jadi 042 adalah oktal (34 desimal). Jika dua karakter pertama adalah 0x, maka basis yang dipakai adalah 16 (heksadesimal); jadi 0x42 adalah heksadesimal (66 desimal). Untuk nilai-nilai heksadesimal, karakter a sampai f dan A sampai F merepresentasikan nilai 10 sampai 15. Jadi 0xF adalah 15 (desimal) dan 0xA5 adalah 165 (sepuluh buah 16 ditambah 5). Berikut diberikan kode2.3.cpp untuk menjelaskan tiga jenis basis bilangan yang telah diterangkan.
//kode2.3.cpp
#include <iostream>
int main()
{
using namespace std;
int jogja = 42; // konstanta integer desimal
int klaten = 0x42; // konstanta integer heksadesimal
int salatiga = 042; // konstanta integer oktal
cout << "Nilai-nilai keteraturan berkendaraan:\n\n";
cout << "jogja = " << jogja << " (42 dalam desimal)" << "\n";
cout << "klaten = " << klaten << " (42 dalam heksadesimal)" << "\n";
cout << "salatiga = " << salatiga << " (42 dalam oktal)"<< "\n";
return 0;
}
Screenshot keluaran program kode2.3.cpp
>
Perlu dicatat bahwa kode di bawah ini:
cout << hex; cout << oct;
tidak menampilkan apapun di layar. Hanya saja, kode di atas mengubah basis integer yang akan ditampilkan. Jadi manipulator hex dan oct adalah pesan untuk cout agar menampilkan basis integer yang diminta.
Bagaimana C++ menentukan tipe integer suatu konstanta?
Suatu deklarasi dalam program memberitahu C++ tentang tipe data atas suatu variabel tertentu. Tapi bagaimana dengan konstanta?. Kode berikut akan menggugah anda dengan gagasan yang dikandungnya.
cout << “Tahun : ” << 1977 << “\n”;
Apakah program menyimpan Tahun sebagai int, short, long, atau jenis integer lain?. Jawabannya adalah C++ menyimpannya dalam tipe int, kecuali jika ada alasan lain. Jika anda menggunakan suatu akhiran di belakang konstanta numeris yang anda masukkan, maka komputer akan menyimpannya selain dari tipe int.
Perhatikan beberapa akhiran berikut. Suatu akhiran l atau L di belakang suatu integer mengindikasikan bahwa konstanta tersebut akan disimpan dalam tipe long. Akhiran u atau U menyatakan konstanta tersebut bertipe unsigned int, dan akhiran ul atau UL menyatakan konstanta unsigned long. (Karena huruf kecil l mirip dengan angka 1, maka sebaiknya anda menggunakan akhiran huruf besar L). Sebagai contoh, pada suatu sistem yang menggunakan tipe int 16 bit dan tipe long 32 bit, konstanta 23400 akan disimpan dalam int 16 bit dan 23400L akan disimpan dalam long 32 bit. Demikian pula halnya dengan konstanta 23400LU atau 23400UL akan disimpan dalam tipe unsigned long.
Sekarang mari kita lihat berdasarkan besarnya suatu konstanta yang diberikan. C++ memberikan aturan untuk integer desimal sedikit berbeda dari integer heksadesimal dan oktal. (Ingat bahwa di sini desimal artinya basis bilangan 10, sama seperti heksadesimal basis 16 dan oktal basis 8). Suatu integer desimal tanpa akhiran direpresentasikan oleh tipe terkecil yang bisa menampung konstanta yang dimasukkan: dengan urutan int, long, atau unsigned long. Pada suatu sistem komputer dimana int 16 bit dan long 32 bit, 20000 direpresentasikan oleh tipe int, 400000 diwakili dengan long, dan 3000000000 diwakili dengan unsigned long.
Suatu integer heksadesimal atau oktal tanpa akhiran direpresentasikan oleh tipe terkecil yang bisa menampung konstanta yang dimasukkan: dengan urutan int, unsigned int, long, atau unsigned long. Pada sistem komputer yang sama, 40000 atau 0x9C40 akan direpresentasikan dalam unsigned int. Hal ini karena heksadesimal sering dipakai untuk menyatakan alamat memori, dimana secara intrinsik tidak bertanda (unsigned). Jadi tipe unsigned int daripada long lebih cocok untuk menyatakan alamat memori 16 bit.
Tipe char: Karakter dan integer kecil
Sekarang sudah waktunya kita mendiskusikan tentang tipe data terakhir: tipe char. Seperti yang mungkin anda telah tebak dari namanya, tipe char dimanfaatkan untuk menyimpan karakter, seperti huruf dan angka numeris. Sekarang setelah sejauh ini, telah diterangkan bahwa, menyimpan angka numeris adalah masalah sepele bagi komputer Namun untuk menyimpan karakter-karakter menjadi masalah lain baginya. Bahasa pemrograman memperlakukan karakter sebagai kode angka. Jadi, tipe char merupakan salah satu jenis tipe integer.
Telah dijamin bahwa tipe ini sanggup merepresentasikan seluruh simbol-simbol yang ada pada sistem komputer: huruf, angka, tanda-baca, dan sebagainya. Pada kebanyakan komputer, kesuluruhan simbol-simbol tersebut berjumlah kurang dari 256 karakter, jadi satu byte bisa merangkum keseluruhan mereka. Meskipun char sering digunakan untuk karakter, bukan berarti anda tidak bisa memakainya untuk integer (secara umum berukuran lebih kecil dari short).
Himpunan simbol yang paling banyak digunakan di Amerika Serikat adalah himpunan karakter ASCII (tertabulasi pada Tabel 2.2). Kode ASCII tersebut merepresentasikan simbol-simbol yang paling sering ditemui dalam dunia nyata. Sebagai contoh, 65 adalah kode untuk karakter A, dan 77 adalah kode untuk huruf M. Untuk alasan kenyamanan, buku ini menggunakan himpunan karakter ASCII di dalam contoh-contohnya.
Namun pada level implementasi, C++ menggunakan berbagai jenis kode tergantung hostnya, seperti EBCDIC (dilafalkan dengan “eb-se-dik”) merupakan himpunan kode yang digunakan pada komputer IBM. Karena kebutuhan masyarakat dunia yang semakin sarat dengan informasi, kode ASCI maupun EBCDIC tidaklah cukup untuk merepresentasikan semua simbol. C++ sendiri menyediakan tipe wide-character yang mampu mewakili himpunan karakter International Unicode yang himpunan kodenya lebih luas daripada yang dimiliki kode ASCII.






Terima kasih banyak DR RH Sianipar
BalasHapusTrimakasih telah mengunjungi blog kami, silahkan menunggu update yang lain tentang pemrograman...
Hapuswoww:D
BalasHapusHebat doktor kita ini, salut!!!
BalasHapusInvite teman-teman dosen yang lain untuk membuat blog sehingga bisa saling sharing, sukses selalu,
IMAN
Trims bro!
HapusKita bisa sharing bahan kalkulus semester depan hehehe
bgm mana mau shering....di hubungi susah....tak tidur aja...lae
BalasHapus